Laman

Sabtu, 20 Desember 2014

Teknologi pangan (2)

1. Biologi - mikrobiologi pangan - keamanan pangan

Mikrobiologi pangan mempelajari bakteri virus kapang, dan khamir serta hubungannya dengan pengaruhnya terhadap makanan. Mikrobiologi pangan mempelajari beberapa fenomena pangan seperti proses fermentasi, bakteri probiotik, dan kerusakan pangan akibat pertumbuhan mikroorganisme patogen

Keamanan pangan adalah suatu kontrol terhadap mutu dan keamanan pangan untuk menjamin bahan pangan yang disediakan bebas dari kontaminasi yang disebabkan oleh mikroorganisme, bahan asing, dan bahan kimia berbahaya. Bahan asing adalah semua bahan non edibel (tidak dapat dimakan) seperti pecahan kaca, plastik, logam, dan bagian tubuh serangga. Bahan kimia berbahaya adalah semua jenis bahan kimia yang dapat menyebabkan penurunan kesehatan manusia baik akut maupun kronis. Biasanya bahan kimia tersebut merupakan kontaminasi yang berasal dari zat aditif berbahaya, residu bahan pembersih, produk degradasi bahan kemas, dan toksin alami.

Teknologi pangan

Apa itu teknologi pangan?

Hmm... pertanyaan paling mendasar, teknologi pangan atau food science adalah gabungan dari beberapa prinsip keilmuan yang terdiri dari bidang kimia, fisik dan biologi. Ketiga jenis keilmuan ini dipelajari dalam teknologi pangan dan diterapkan dalam beberapa proses seperti seperti pengolahan makanan, distribusi dan evaluasinya.

Bahasan utama pada teknologi pangan mengenai prinsip keilmuan tersebut diantaranya :

Biologi - Mikrobiologi pangan
Biologi - Keamanan pangan

Kimia - Kimia pangan
Kimia - Analisis pangan

Fisika - Pengolahan pangan
Fisika - Kemasan pangan

Senin, 13 Oktober 2014

My Pudding cincau

Trial 1 puding cincau

Alat : gelas ukur beras, sendok

Bahan :
Susu dancow 2 gelas
Gula pasir 1 gelas
Nutrijell cincau 2 sendok makan (2/3 kemasan)
Air mineral 400ml

Cara masak :
Campur semua bahan dalam panci, panaskan hingga mendidih, tuang ke dalam cetakan

Evaluasi :
Tekstur terlalu keras
Rasa terlalu manis
Mungkin jumlah air harus ditambah sekitar 100ml.

Lets try better in the next episode :p

Sabtu, 02 Juni 2012

HDL LDL, kolesterol, dan atheroklerosis

kolesterol merupakan sterol yang paling terkenal, biasa disalahin kalo orang terkena penyakit darah tinggi, atau penyempitan pembuluh darah. sebenarnya kolesterol sendiri memang dibutuhkan untuk sintesis dan regenerasi sel-sel tubuh dan ditransportasikan dalam aliran darah di dalam tubuh dalam bentuk lipoprotein.

bentuk lipoprotein (asnwers.com/topic/lipoprotein)
kandungan kolesterol terdapat dalam LDL (low Density Lipoprotein) sebesar 50 %. secara normal LDL ini bersirkulasi dalam tubuh menuju sel-sel otot, lemak, dan sel lain. pengaturan jumlah kolesterol  yang beredar dalam darah ini diatur dalam hati dengan mengatur jumlah LDL yang beredar dengan bantuan reseptor LDL yang terdapat dalam hati.
LDL ini terbentuk dari lipid yang diabsorpsi tubuh dalam usus yang kemudian bergabung dengan protein protein khusus yang membentuk alat angkut lipid yang dinamakan lipoprotein, ada empat macam. dua diantaranya yaitu LDL, dan HDL. yang berbeda dari keduanya yaitu densitas dan perbedaan komposisi masing-masing lipoprotein

mekanisme pengaturan jumlah LDL ini yaitu dengan dengan oksidasi LDL oleh sel-sel perusak dalam pembuluh darah, sehingga LDL tidak dapa dalam masuk kembali ke dalam aliran darah selepas melewati hati.

bila jumlah kolesterol darah terlalu banyak maka akan lebih banyak peluang terjadinya penumpukan kolesterol dalam sel-sel perusak tersebut. Bila hal ini terjadi selama bertahun-tahun, kolesterol akan menumpuk pada dinding pembuluh darah dan membentuk plak. Plak akan bercampur dengan protein dan ditutupi oleh sel-sel otot  dan kalsium. Hal inilah yang kemudian akan berkembang menjadi atroklerosis.

HDL (high density lipoprotein). adalah senyawa pengangkut kolesterol dan fosfolipida yang ada dalam aliran darah. HDL diproduksi dalam hati dan usus (memang sudah mekanisme tubuh HDL ini disintesis untuk menyeimbangkan kadar kolesterol dalam darah). HDL ini menyerap kolesterol dalam aliran darah kemudian mengangkutnya ke hati untuk di metabolisme dan kemudian dikeluarkan dari dalam tubuh.

oleh karena itu ada hubungannya antara jumlah HDL, LDL, serta kesehatan jantung
oke sekian dulu, lakukan pola hidup sehat dan sayangi jantungmu